9 September 2010

PERAWATAN JOK MOBIL

Membersihkan Noda Jok Mobil

Anak adalah buah hati orang tuanya, dan mereka kerap kali dibawa kemanapun sang ibu pergi (terutama bila berkendaraan). Bepergian tersebut juga memerlukan persiapan khusus, diantaranya adalah membawa bekal untuk makan/minum anak, atau pakaian ganti. Untuk balita, satu benda yang tidak pernah tertinggal adalah botol susu/minuman. Nah, minum susu dalam perjalanan ini yang kerap menjadi bencana kecil, karena kondisi jalan atau hal lain, susu sering kali tumpah di atas jok mobil Anda.Kejadian ini sering kali tidak diambil pusing, namun jangan salah. Mendiamkan noda susu atau minuman (kecuali air putih) hingga merembes ke dalam jok hanya akan membuat bau asam atau tidak sedap tercium. Ini dapat menimbulkan jamur dan menarik perhatian hewan-hewan menjijikkan seperti kecoa masuk ke dalam mobil. Belum lagi, noda tersebut akan membuat kusam. Untuk mengatasinya, ada kiat-kiat tertentu yang bisa dilakukan, tentunya dengan meluangkan sedikit waktu Anda.

Ada beberapa alat yang dapat digunakan dan dapat diperoleh dari sekitar rumah, yaitu sikat besar, sikat gigi, kain serbet, kain putih, sprayer, air berisi sabun deterjen, dan terakhir vacuum-cleaner. Kemudian perhatikan tipe jok mobil Anda, ada dua bahan : kulit dan kain, yang masing-masing memerlukan penanganan berbeda. Untuk jok kain, yang perlu dicermati adalah sifatnya yang cepat menyerap air/merembes, sehingga perlu penanganan yang cepat. Sementara untuk yang jenis kulit akan lebih mudah, mengingat sifatnya yang lambat menyerap air. Selain itu, sebagai pencegahan kejadian serupa terulang di kemudian hari, ada baiknya bila jok dilapisi oleh cover setiap kali mengajak buah hati.Tips membersikan jok mobil dari noda susu :

1. Bersihkan jok denga mesin penyedot debu.
2. Seprotkan deterjen ke jok mobil.
3. Sikat jok mobil sampai noda hilang.
4. Keringkan dengan menggunakan penyedot debu.
5. Semprotkan pengharum mobil.
6. Gunakan penutup jok untuk menghindari jok mobil dari noda.

MERAWAT KACA MOBIL

Merawat Kaca Film Mobil
WALAU bagaimana pun, kaca film mobil harus selalu dirawat dengan baik. Jika tidak, kaca film akan terlihat buram dan cepat rusak. Akibatnya, kemampuan kaca film pun akan berkurang. Berikut ini beberapa langkah perawatan kaca film:
* Hindari membersihkan kaca film dengan menggunakan cleaner yang mengandung soda seperti sabun cuci dan shampo rambut. Sebab, piranti penahan panas ini memiliki beberapa lapisan. Jika tersiram cairan bersoda, itu akan membuat satu lapisan kaca terkelupas.
* Bila hendak membersihkan lapisan kaca film, sebaiknya dibasuh dengan air bersih, kemudian gunakan lap lembut berbahan kulit atau chamois. Tujuannya, agar debu yang dilap tidak menggores permukaan kaca film.
* Jangan biasakan membuka kaca jendela ketika melewati jalan berdebu. Jika debu yang menempel pada karet jendela semakin banyak, ketika kaca dibuka, kotoran yang menempel bisa mengupas permukaan kaca dan merobek kaca film.
* Bersihkan karet jendela bagian dalam dengan menggunakan kuas atau sikat gigi. Caranya, turunkan kaca jendela sampai habis, kemudian sambil ditahan dengan jari, bersihkan bagian dalam karet jendela menggunakan sikat atau sikat gigi. Lakukan dengan hati-hati, jangan sampai membut karet tergores atau robek.
* Hindari bagian dalam jendela dari goresan benda tajam terutama ketika Anda memasukkan barang ke mobil. Jika tak hati-hati kaca film pun dapat tergores.
* Jangan biarkan kendaraan diparkir di bawah terik matahari langsung dalam waktu lama. Itu bisa membuat kaca film memuai dan menimbulkan gelembung-gelembung. Lama-kelamaan kaca film pun akan mengelupas. (tadinur/net)***
Note:
Dengan kegelapan 30 persen, keadaan dan isi mobil akan mudah terlihat dari luar dan itu memberikan kemudahan kepada penjahat untuk mengintai/mencari calon korban. Jika di dalam mobil terlihat hanya satu orang, penjahat akan lebih berani beraksi. Jika ada barang berharga juga akan terlihat, dan membuat calon penjahat lebih tergoda, karena kejahatan biasanya terjadi dari luar mobil, bukan di dalam mobil terlebih mobil pribadi.
 

AGAR CAT TETAP MULUS






Warna cat mobil adalah salah satu yang paling penting untuk keindahan mobil Anda. Kebersihan dan warna cat mobil memang kadang membuat sesuatu yang menarik perhatian kita terhadap mobil.
Pasti Anda inginkan cat mobil Anda selalu tampil rapih, tidak pudar dan rapih kan? Kali ini CekLagi.com ingin berbagi tips tentang bagaimana merawat cat mobil agar selalu terlihat cantik dipandangan kita.
Agar selalu terlihat cantik, Anda harus melakukan perlindungan terhadap lingkungan
Eksterior dari semua kendaraan tunduk pada lingkungan dan keausan. Untuk melindungi cat mobil dari serangan faktor-faktor lingkungan ini Anda harus melakukan perawatan dan pemeliharaan preventif rejimen. Beberapa faktor lingkung yang perlu Anda waspadai adalah:
Sinar UV, bagaimana Anda menghadapi sinar ultra violet yang datang bersama dengan teriknya sinar matahari yang pada akhirnya mengurangi gloss pada kendaraan Anda karena logam tahan panas, akan menyebabkan noda permanen. Anda harus menggunakan lapisan pelindung dan Sealant untuk menetralisir efek sinar ultra violet.
Bahan kimia yang dihasilkan dari polusi udara yang diubah menjadi sulfat atau asam nitrat. Asam ini, dapat disimpan ke dalam kendaraan Anda baik keadaan basah atau kering dan perlahan-lahan memakan cat. Untuk melawan kerusakan semacam ini, jaga agar body mobil tetap bersih.
Rajin mencuci dan membersihkan mobil

Sangat baik jika Anda rajin mencuci mobil Anda, sekurang-kurangnya satu bulan sekali, ini untuk menjaganya. Agar teratur Anda bisa membuat jadwal kapan mobil Anda harus di cuci, untuk menghilangkan kotoran khususnya dari daerah-daerah seperti di belakang moldings, di dalam lengkungan roda, di bawah bumper dll
Setelah musim dingin adalah waktu terbaik untuk mencuci tekanan karena mengusir semua akumulasi garam yang mempercepat proses korosi. Lebih baik jika di cuci dengan waxing untuk peningkatan tampilan visual
Pakai Wax mobil secara teratur untuk perlindungan maksimum cat dan meminimalkan kerugian bahan kimia. Ini memberikan perlindungan dari cat memudar dan membuat mobil tampak mengkilap.
Memperbaiki goresan
Untuk chip terkemuka, Anda harus memesan cat semprot yang cocok dari produsen dan menerapkan cat dengan bantuan tusuk gigi. Anda juga dapat mengisi goresan cara yang sama.
Gunakan Poles senyawa untuk memperbaiki goresan kecil dan yang membuat jadi tahan lama dan tetap cantik dipandang mata.

TIPS POLES CAT MOBIL

Bagaimana menghilangkan cat mobil lain yang menempel di cat mobil anda
Ketika mobil anda terserempet mobil lain, motor, bajaj, gerobak, dll biasanya meninggalkan sedikit sisa cat. Jika anda beruntung hanya meninggalkan goresan ringan atau sedang dan tidak sampai ke lapisan primer/dempul. Proses menghilangkan cat yang terserempet tadi secara umum sama seperti menghilangkan goresan halus. Lihat foto-foto dibawah untuk contoh pengerjaanya. 
Alat-alat dan cairan yang digunakan:
a.       Kumpon halus
b.       Lap microfiber tipe terry
c.       Applicator pad busa 
Proses pengerjaan:
 
1. Kondisi awal

2. Applikasikan kumpon halus sedikit saja. Disini saya menggunakan Meguiar’s ScratchX.
(Pada bagian utama panduan saya beri tahu lebih dari satu merk kumpon halus yang saya telah buktikan bagus)

3. Gosokkan bolak balik atau atas bawah dengan tenaga. Pada kasus ini saya gosok +- 3 kali dimana 1 kali sama dengan kurang lebih 10-20 gosokkan.

4. Setelah 3- 4 kali dan di lap. Cat hilang tinggal sisa goresan-goresan bekas terserempet.
Catatan: Pada kasus terserempet kemungkinan besar selalu mengakibatkan goresan, entah goresan sedang atau dalam. Kalau kasusnya begitu, setelah catnya bersih anda lihat dan putuskan apakah goresannya termasuk tipe yang mana. Setelah itu baru diselesaikan sesuai tipe goresannya.

PERWATAN CAT MOBIL

Perawatan CatDapatkah anda menerka-nerka usia sebuah mobil dari cat yang masih menempel pada body-nya? Bisa. Memang tidak akurat sekali tetapi setidaknya kita bisa melihat kalau sebuah mobil yang warna catnya sudah pudar adalah mobil tua.
Proses pemudaran warna cat dan penurunan kualitasnya adalah proses alami. Beberapa penyebab degradasi ini antara lain sinar UV dan bahan kimia. Sebenarnya bukan hanya cat mobil saja yang dapat rusak karena sinar UV, kita pun dapat mengalami kanker kulit bila terkena sinar UV terlalu banyak.
Bahan kimia. Penyebab yang lebih banyak variannya ini sering tidak disadari oleh pengguna kendaraan karena memang minimnya informasi. Bahan kimia merusak (harmful) ini biasanya menyentuh body kendaraan kita dalam wujud yang sebenarnya tidak asing lagi. Apa saja itu? Mereka adalah kotoran burung, serangga, pollutan di udara, pemoles mobil, garam, dan lain-lain.
Kotoran burung dan serangga yang tertabrak.
Sebenarnya mudah saja untuk membersihkannya saat mereka masih basah (belum lama mendarat pada body mobil) tetapi kita sering kali meremehkannya atau memang tidak sempat untuk cepat-cepat membersihkannya. Yang sulit itu kalau mereka sudah mengering. Hati-hati membersihkan kotoran burung yang sudah mengering dan menjadi keras; salah-salah anda malah menggores cat mobil.
Disamping sulit dibersihkan setelah mengering, kotoran burung dan sisa serangga yang tertabrak akan dapat memudarkan area cat yang ditutupinya. Please don’t try this at home – anda akan menyesal.
Pollutan di udara.
Seperti anda ketahui, udara mengandung banyak zat kimia dalam wujud gas. Khususnya di lingkungan yang tinggi polusi udara seperti di beberapa kota besar di Indonesia kandungan asam nitrat (HNO3) terbilang tinggi. Nah asam nitrat ini bersifat merusak lapisan cat mobil anda baik dalam wujud gas maupun cari (saat terbawa air hujan).
Pemoles Mobil.
Meskipun bertujuan untuk mencerahkan cat kendaraan tetapi anda harus berhati-hati dalam memanfaatkan pemoles. Pemoles bekerja dengan cara mengikis lapisan cat menggunakan bahan-bahan abrasive. Bahan-bahan tersebut dapat menyebabkan usia cat mobil berkurang. Oleh karena itu sebisa mungkin hindari penggunaan pemoles mobil (car polish).
Garam.
Kandungan garam pada air apabila cukup tinggi akan membahayakan karena garam akan mempercepat proses korosi.
Quick Tips Perawatan:
  • Untuk menghindari terkena sinar UV terlalu banyak (over exposed) sebisa mungkin parkir mobil anda di tempat yan teduh. Bila memang akan meninggalka mobil untuk waktu yang lama di tempat yang terkena sinar matahari, ada baiknya anda menutupi mobil anda dengan sarung mobil (car cover).
  • Cuci mobil anda secara teratur. Bagusnya anda cuci mobil anda minimal dua minggu sekali untuk menghindari penumpukan pollutan dan bahan kimia jahat lainnya.
  • Cuci mobil anda di tempat yang teduh agar air pencuci tidak cepat mengering dan meninggalakan bekas.
  • Gunakan sabun khusus untuk mencuci mobil dengan pH ballanced.
    Jangan gunakan sabun cuci piring karena akan mengikis lapisan (coating) cat. Ingat, jangan sampai keliru yang mana dapur dan yang mana garasi mobil.
  • Hindari mencuci dengan air panas.
    Mencuci body mobil dengan air panas akan merusak lapisan cat mobil.
  • Beri lapisan wax (lilin) untuk memberikan shine coating sekaligus melindungi lapisan cat dari sinar UV dan pollutan lainnya.
  • Lakukan waxing sekitar 2-3 bulan sekali untuk memberikan perlindungan ekstra.
  • Segera perbaiki bagian cat mobil yang terkelupas atau retak-retak. Semakin lama ditunda semakin berbahaya.