7 Agustus 2010

PERAWATAN BUSI

Busi merupakan komponen bagian dari sistem pengapian yang menentukan hidup tidaknya mesin kendaraan. Busi yang terawat dapat menunjang keseluruhan kerja sistem pengapian. Perawatan busi yang perlu diperhatikan meliputi kebersihan, pemeriksaan komponen elektroda, dan penyetelan ulang. Berikut ini langkah perawatan busi :
  • Untuk memeriksa busi lepaskan terlebih dahulu dengan cara bukalah kabel busi yang berhubungan langsung dengan tutup distributor. Kemudian lepaskan kabel busi dengan kunci busi. Amatilah kondisi fisik busi untuk mengetahui keadaannya :
    1. Busi normal : terdapat warna coklat dan abu-abu pada isolator.
    2. Busi over heating : terdapat kotoran (deposit) yang warnanya agak kekuningan pada isolator dan elektrodanya berwarna ungu.
    3. Apakah busi terdapat endapan karbon yang ditandai pada isolator dan elektroda tertutup lapisan keras yang berasal dari sisa karbon.
    4. Bila kondisi busi selalu tampak basah dan agak kehitaman maka dapat dipastikan pada busi terdapat kerak oli yang berasal dari bensin atau pelumas.
  • Cara membersihkannya :
    1. Rendam busi dalam wadah yang berisi bensin untuk beberapa saat.
    2. Kemudian sikat bagian yang kotor dengan sikat gigi bekas atau sikat lainnya.
    3. Bila kurang bersih, pada bagian ujungnya dapat dibersihkan dengan amplas dan disemprot dengan udara bertekanan tinggi untuk memudahkan kotoran terlepas.
  • Lakukan penyetelan ulang antara elektroda massa negatif dan elektroda tengah, yang ideal adalah 0,8 mm.
  • Pasang kembali busi pada tempatnya dengan tangan terlebih dahulu baru kemudian menggunakan kunci busi supaya gigi-gigi pada kepala silinder tidak cepat aus.